INDSATU — Sebuah unggahan dari guru Zafran menyentuh hati banyak orang. Dalam foto tersebut, terlihat momen terakhir yang begitu membekas—Zafran (9) berdiri di depan, menjadi imam salat bagi teman-temannya.
Tak ada yang menyangka, itulah salah satu kenangan terakhir ia menjadi imam sebelum ia bersama Rasyid (8) hilang terseret ombak di kawasan Pantai Ulak Karang, belakang Universitas Bung Hatta.
Kini, di tengah pencarian yang telah memasuki hari ketujuh, momen tersebut menjadi penguat sekaligus pengingat bagi keluarga, guru, dan teman-temannya bahwa Zafran bukan hanya dirindukan, tapi juga dikenang sebagai anak yang baik dan membawa ketenangan bagi sekitarnya.
Doa terus mengalir, menyertai setiap usaha pencarian. Semoga kenangan indah ini menjadi jalan kebaikan, dan Rasyid serta Zafran segera ditemukan.(*)

0 Komentar