Ketua DPRD Ivoni Munir dan Bupati Solok Jon Firman Pandu Dampingi Kunjungan Mensos ke Arosuka



INDSATU -  Di tengah suasana Kabupaten Solok yang masih dalam masa tanggap darurat pascabencana galodo yang melanda kawasan Arosuka, perhatian pemerintah terhadap penanganan dampak bencana terus mengalir. Rabu, 7 Oktober 2026, Menteri Sosial Republik Indonesia Syaifullah Yusuf berkunjung langsung ke Arosuka untuk melihat kondisi serta penanganan masyarakat terdampak bencana.


Kunjungan tersebut turut didampingi Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir bersama Bupati Solok Forkopimda. Kehadiran pimpinan daerah mendampingi Menteri Sosial menjadi gambaran bahwa penanganan pascabencana tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, TNI, Polri, relawan, serta seluruh elemen masyarakat.


Setibanya di kawasan Arosuka, rombongan melihat secara langsung sejumlah lokasi yang terdampak galodo. Lumpur, material batu, kayu dan berbagai kerusakan yang ditinggalkan bencana masih menjadi pemandangan di sejumlah titik.


Bagi Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, kunjungan pemerintah pusat tersebut memiliki arti penting. Menurutnya, kondisi yang dihadapi Kabupaten Solok membutuhkan dukungan bersama, terutama dalam mempercepat pemulihan masyarakat dan fasilitas pemerintahan yang terdampak.


Ivoni terlihat terus mendampingi rombongan selama berada di kawasan Arosuka. Di tengah aktivitas penanganan bencana yang belum sepenuhnya selesai, ia bersama Bupati Solok berupaya memberikan gambaran kondisi riil yang dihadapi daerah kepada Menteri Sosial.


Galodo yang menerjang kawasan Arosuka pada 21 September 2026 lalu tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga menyisakan pekerjaan besar dalam pemulihan kehidupan masyarakat. Sejumlah fasilitas pemerintahan, perkantoran, dokumen, sarana pelayanan dan lingkungan sekitar ikut terdampak.


Kunjungan Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dalam penanganan dampak sosial akibat bencana. Bantuan dan dukungan pemerintah pusat diharapkan dapat semakin mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak.


Sementara itu, suasana Arosuka hingga Rabu, 7 Oktober 2026 masih memperlihatkan denyut penanganan bencana. Aparatur pemerintah, TNI-Polri, relawan dan masyarakat terus bergotong royong membersihkan serta membenahi berbagai fasilitas yang terdampak.


Ketua DPRD Ivoni Munir menegaskan pentingnya kebersamaan dalam melewati masa sulit tersebut. Di tengah keterbatasan dan kerusakan yang terjadi, semangat untuk bangkit harus tetap dijaga.


“Kita tidak boleh menyerah. Ini adalah masa yang berat, tetapi dengan kebersamaan, gotong royong dan dukungan semua pihak, insyaallah Kabupaten Solok bisa kembali bangkit,” menjadi semangat yang terus digaungkan dalam proses pemulihan Arosuka.


Kunjungan Menteri Sosial bersama pimpinan daerah ke Arosuka sekaligus menjadi pesan bahwa masyarakat Kabupaten Solok tidak sendiri menghadapi dampak bencana. Pemerintah pusat dan daerah terus berupaya hadir, mendengar, melihat langsung kondisi lapangan, serta mencari langkah terbaik untuk mempercepat pemulihan.


Arosuka perlahan berbenah. Di balik lumpur dan puing yang masih tersisa, harapan untuk kembali berdiri dan menata kehidupan terus tumbuh.( SD )

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.indsatu.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred : Yendra