Penantian Sejak 2024 Berbuah Hasil! Jalan Fisika I dan II Limau Manis Selatan Akhirnya Diaspal, Muhidi dan Rafdi Dapat Apresiasi Warga
Pengaspalan jalan tersebut terealisasi melalui pokok-pokok pikiran (pokir) Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, dengan fasilitasi anggota DPRD Kota Padang, Rafdi. (Fotdok: Idris). 

INDSATU  - Penantian panjang warga Kelurahan Limau Manis Selatan, Kota Padang, untuk menikmati akses jalan yang lebih baik akhirnya terwujud. 

Jalan Fisika I dan Fisika II kini telah diaspal setelah usulan perbaikan disampaikan sejak 2024. 

Realisasi ini menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat sekaligus menegaskan pentingnya perjuangan aspirasi agar kebutuhan infrastruktur di lingkungan warga mendapat tindak lanjut nyata.

Pengaspalan jalan tersebut terealisasi melalui pokok-pokok pikiran (pokir) Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, dengan fasilitasi anggota DPRD Kota Padang, Rafdi. 

Kolaborasi keduanya mendapat apresiasi masyarakat karena pembangunan yang dinantikan selama bertahun-tahun akhirnya dapat dirasakan. 

Bagi warga, jalan yang lebih baik bukan sekadar perubahan permukaan, melainkan bagian penting dari kenyamanan dan kelancaran aktivitas sehari-hari.

Rasa syukur atas terealisasinya pembangunan itu diwujudkan melalui kegiatan syukuran pada Minggu (18/10/2026). 

Kegiatan tersebut menjadi momentum silaturahmi antara masyarakat, tokoh lingkungan, dan wakil rakyat yang ikut mengawal aspirasi mereka. 

Ketua RT 03, Bahrizal Basir, menyampaikan terima kasih kepada Muhidi dan Rafdi atas perhatian serta dukungan terhadap kebutuhan warga Limau Manis Selatan.

“Alhamdulillah, apa yang selama ini kami harapkan akhirnya terwujud. 

Usulan sudah kami sampaikan sejak 2024, dan sekarang masyarakat bisa menikmati jalan yang lebih baik. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Muhidi dan Bapak Rafdi yang telah membantu memperjuangkan kebutuhan warga,” ujar Bahrizal. 

Namun, ia menegaskan masih ada pekerjaan lanjutan yang perlu diperhatikan, terutama ruas jalan di sekitar Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) agar akses lingkungan dapat tersambung lebih baik menuju jalan utama.

Harapan agar pembangunan berlanjut juga disampaikan Azwar, yang mewakili Ketua RW 1 Kompleks Unand, Limau Manis Selatan. 

Menurutnya, pengaspalan tersebut memperlihatkan pentingnya komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat dalam memperjuangkan kebutuhan yang benar-benar dirasakan di lapangan. 

Warga berharap perhatian serupa terus berlanjut sehingga pembangunan lingkungan dapat dilakukan secara bertahap dan memberikan manfaat yang lebih luas. 

Azwar juga menyampaikan rencana Masjid Darul Ulum menjadi lokasi kegiatan Safari Ramadan pada Februari 2027, yang diharapkan mempererat hubungan masyarakat dengan pemerintah.

Tokoh masyarakat, Prof. Musliar Kasim, turut menyampaikan rasa syukur atas pembangunan tersebut. 

Ia menilai kemajuan kawasan tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur fisik, tetapi juga membutuhkan kekompakan warga, penguatan pendidikan, dan pembinaan generasi muda. 

Karena itu, pengembangan pendidikan agama melalui Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) serta program Smart Surau menjadi perhatian yang ingin terus didorong. 

Menurutnya, lingkungan yang maju harus mampu menghadirkan akses yang baik sekaligus membentuk generasi berilmu, berakhlak, dan peduli terhadap masyarakat.

Anggota DPRD Kota Padang, Rafdi, mengapresiasi kolaborasi dengan Muhidi yang turut mendorong terealisasinya pengaspalan jalan di kawasan tersebut.


 Ia menyebut pembangunan di Blok B pada tahun ini mencakup pengaspalan jalan dengan panjang lebih dari 200 meter. 

Rafdi mengajak masyarakat menjaga fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

 Ia juga berharap kebutuhan berikutnya, termasuk rencana pembangunan gedung serbaguna untuk mendukung aktivitas warga, dapat diperjuangkan sesuai kebutuhan dan kemampuan pembangunan.


Ketua DPRD Sumbar, Muhidi, mengatakan syukuran warga memiliki makna lebih luas daripada perayaan selesainya pekerjaan fisik. 

Menurutnya, pembangunan membutuhkan komunikasi, pengalaman, pengetahuan, dan kemauan untuk bekerja sama agar program yang dijalankan sesuai kebutuhan masyarakat. 

Ia menegaskan peran wakil rakyat tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kapasitas warga melalui pelatihan, penguatan literasi bagi siswa, serta bimbingan teknis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).


 Dengan demikian, manfaat pembangunan diharapkan tidak berhenti pada perbaikan fasilitas, tetapi juga membuka peluang peningkatan kemampuan dan kesejahteraan masyarakat.


Realisasi pengaspalan Jalan Fisika I dan Fisika II menjadi langkah penting bagi warga Limau Manis Selatan, tetapi aspirasi masyarakat belum sepenuhnya selesai.


 Masih adanya ruas jalan yang diharapkan tersambung menuju jalan utama menjadi catatan untuk pembangunan berikutnya.


 Muhidi mengajak masyarakat, pemerintah, dan legislatif terus menjaga semangat gotong royong serta merawat fasilitas yang telah tersedia. 

Harapannya, kolaborasi yang telah menghadirkan jalan lebih baik ini dapat berlanjut pada pemenuhan kebutuhan lingkungan lainnya, sehingga pembangunan benar-benar dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat. (*)