Sebanyak 11 kecamatan se-Kota Padang, perwakilan BUMN, BUMD, organisasi masyarakat dan kepemudaan ikut ambil bagian. Masing-masing peserta menampilkan kreasi arak-arakan dengan mengusung simbol perjuangan, seni budaya, serta potensi unggulan daerah.
Pawai dimulai dari Masjid Agung Nurul Iman dan berakhir di Halaman Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center.
Wali Kota Padang Fadly Amran menyatakan bangga melihat semangat peserta dan antusiasme warga.
“Tumpah ruah warga, semangat para peserta, dan antusiasme para tamu undangan, semua bersatu memeriahkan kegiatan kota kita tercinta,” kata Fadly Amran.
Ia menyebut Pawai Telong-Telong tidak sekadar atraksi budaya, melainkan bentuk kolaborasi masyarakat serta pengingat semangat perjuangan melawan penjajah.
“Inilah kolaborasi yang kita harapkan. Terima kasih kepada Bapak Wakil Wali Kota, Ketua DPRD, Angku-Angku, Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang, Paga Nagari, serta masyarakat yang hadir pada malam ini,” ujar Fadly Amran.
Ia menambahkan kegiatan ini termasuk dalam rangkaian HJK Padang ke-356 yang mengangkat tema Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City.
Menurutnya, tema tersebut menjadi langkah strategis agar Kota Padang diakui sebagai salah satu kota gastronomi dunia.
“Saya merasa sangat bahagia. Semoga seluruh rangkaian kegiatan peringatan ulang tahun kota ini berlangsung semakin meriah dan memberi kegembiraan bagi masyarakat,” tutup Fadly Amran.
Sejumlah tokoh hadir dalam pawai ini. Antara lain Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Luhur Budianda, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar, Plh Sekda Corri Saidan, unsur Forkopimda, delegasi ICCN, dan pimpinan OPD.(*)

0 Komentar