INDSATU — Sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen
Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Padang (PNP) kembali melaksanakan kegiatan pengabdian
kepada masyarakat melalui program “Pelatihan Teknik Pengoperasian Mesin Milling Vertikal untuk
Masyarakat”. Kegiatan ini diselenggarakan di Workshop Teknik Mesin PNP dengan melibatkan
masyarakat umum dan pemuda setempat yang memiliki minat terhadap dunia teknik permesinan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan dasar mengenai pengoperasian
mesin milling vertikal, yaitu salah satu mesin utama dalam proses pemesinan logam. Melalui kegiatan
ini, peserta tidak hanya dibekali dengan teori mengenai prinsip kerja, fungsi komponen, dan keselamatan
kerja, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk melakukan praktik langsung di bengkel mesin di bawah
bimbingan dosen berpengalaman. Mesin milling vertikal berfungsi untuk membentuk permukaan benda
kerja logam dengan tingkat ketelitian tinggi. Penguasaan teknik ini menjadi sangat penting, khususnya
bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha di bidang manufaktur, perbengkelan, maupun
perawatan mesin industri. Kegiatan ini dipandu langsung oleh tim dosen Jurusan Teknik Mesin PNP, yakni
Ir. Nota Effiandi, ST., M.Pd, Nasirwan, ST., MP, Nusyirwan, ST., MT, Eko Priyanda, S.Pd., MT, Riki
Rahman, M.Sc, Syafira Salsabila, ST., MT, dan Alif Rifqi Fadilah, A.Md.T. Dengan latar belakang
akademik dan pengalaman praktikal yang kuat, para dosen memberikan pelatihan yang terstruktur mulai
dari pengenalan mesin, perhitungan parameter pemotongan, pemilihan pahat, hingga simulasi pengerjaan
benda kerja. Sesi pelatihan berlangsung dalam suasana interaktif. Para peserta aktif bertanya dan
mencoba langsung mengoperasikan mesin dengan pendampingan intensif. Kegiatan ini juga
memperkenalkan konsep Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di bengkel, yang menjadi aspek
penting dalam setiap proses produksi. Ketua pelaksana kegiatan, Ir. Nota Effiandi, ST., M.Pd, dalam
sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi Jurusan Teknik
Mesin PNP terhadap peningkatan kompetensi masyarakat. “Kami ingin membuka ruang bagi masyarakat
untuk belajar langsung dari fasilitas pendidikan vokasi. Dengan kemampuan teknis yang baik, diharapkan
mereka dapat meningkatkan daya saing dan membuka peluang kerja baru,” ujarnya. Selain itu, beliau
menambahkan bahwa kegiatan ini juga mendukung misi P3M PNP dan program nasional “Diktisaintek
Berdampak”, yang menekankan pentingnya keberlanjutan dan dampak sosial dari kegiatan perguruan
tinggi terhadap masyarakat luas. Pelatihan ini mendapat tanggapan positif dari peserta yang merasa
mendapatkan ilmu dan pengalaman berharga. Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini
membuka wawasan baru tentang bagaimana cara kerja mesin milling dan penerapannya dalam industri
nyata. “Sebelumnya kami hanya tahu mesin milling dari teori. Sekarang kami bisa langsung praktik dan
memahami cara kerjanya. Ini sangat membantu bagi kami yang ingin bekerja di bidang teknik,” ungkap
salah seorang peserta. Melalui kegiatan pengabdian ini, Jurusan Teknik Mesin PNP berharap dapat terus
menjadi mitra strategis dalam mengembangkan potensi sumber daya manusia di Sumatera Barat,
khususnya dalam bidang teknologi permesinan. Selain peningkatan kompetensi, kegiatan ini juga.
mempererat hubungan antara dunia akademik dan masyarakat sebagai bagian dari pembangunan
berbasis keahlian (skill-based community development). Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama
antara peserta dan dosen pelaksana di area workshop Teknik Mesin PNP sebagai simbol komitmen
bersama dalam mengembangkan kemampuan teknik yang aplikatif dan berdaya guna bagi masyarakat.(*)


0 Komentar