INDSATU - Meski, bukan Ketua Umum PSP Padang, tapi rasa cinta terhadap klub legenda kebanggaan 'urang awak' itu, rasa nasional dan kedaerahan menggelitik hati Mastilizal Aye SH, Wakil Ketua DPRD Kota Padang
Apalagi, melihat catatan buruk PSP Padang, lima tahun belakangan ini, tak mampu bangkit dan bersaingan di kasta terendah sepakbola nasional itu. Tak ingin berpangku tangan, melihat kondisi yang terjadi, Ketua PSSI Kota Padang, punya tekat Pandeka Minang harus bangkit.
Ia berjuang tanpa kenal lelah dan bersuara paling keras agar PSP Padang diberi anggaran lewat APBD Kota Padang. Padahal, saat itu, pengurus PSP Padang belum terbentuk, namun rasa cinta terhadap klub legenda ini, ia terus berjuang
"Dengan bahasa lembut dan sopan saya mengetuk pintu hati bapak ibuk. Saya bukan pengurus PSP Padang. Tapi, kalau anggaran PSP tidak ada di APBD dan tidak ikut Liga 4 PSSI Sumbar, maka yang di salahkan penggemar dan pecinta PSP adalah walikota," bujuk Aye di gedung dewan.
Awalnya, kata Aye ia mengusulkan anggaran Rp 2 miliar. Tapi, dipotong Rp1 miliar, dengan alasan, transfer pusat untuk Kota Padang dipotong Rp327 miliar.
"Dengan adanya anggaran Rp1 m tersebut, sudah melihatkan hasil yang membanggakan. PSP Padang superior di Liga 4 PSSI Sumbar. Semoga terus berjuang menuju Liga 4 nasional," harap anggota dewan yang sebagian hidupnya dihabiskan di lapangan hijau. ( Novriinvestigasi )

0 Komentar