INDSATU - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meminta agar aktivitas kader partainya yang semakin masif turun ke masyarakat tidak disalahartikan sebagai manuver politik menjelang Pemilu 2029.
Hal tersebut disampaikan AHY secara terbuka di hadapan Menteri Luar Negeri Sugiono dalam acara buka puasa bersama Partai Demokrat di Jakarta, Rabu (4/3/2026).
AHY secara khusus menitipkan pesan kepada Sugiono, yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, untuk melapor kepada Presiden Prabowo Subianto selaku pembina koalisi.
Ia menegaskan bahwa pergerakan Demokrat di tingkat bawah murni untuk mengawal program pemerintah.
"Mohon dilaporkan ke Bapak Presiden selaku pembina koalisi, pembina partai-partai politik, kalau Demokrat tahun ini agak sering turun ke bawah. Tolong jangan salah artikan sebagai sebuah manuver politik karena pemilu masih lama sekali," ujar AHY.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan ini menegaskan bahwa fokus utama Partai Demokrat saat ini adalah menyukseskan kepemimpinan Presiden Prabowo.
Menurut dia, terjunnya kader ke lapangan bertujuan untuk memastikan visi Asta Cita benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat secara luas.
"Kita ingin fokus benar-benar mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, that's our objective. Tidak ada yang lain," tegas putra sulung Presiden ke-6 RI SBY tersebut.
AHY menjelaskan bahwa intensitas pertemuan dengan konstituen di daerah merupakan bagian dari semangat menyambut 25 tahun usia Partai Demokrat pada September mendatang.
Ia berharap kehadiran kader di tengah masyarakat dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah secara kolektif.
"Mari kita jadikan momentum 25 tahun ini sebagai momentum kebangkitan Partai Demokrat, reinventing Partai Demokrat, menemukan kembali jati diri Partai Demokrat sebagai partai yang benar-benar memperjuangkan harapan dan aspirasi rakyat," pungkasnya.(*)
Tribunnews/Igman Ibrahim

0 Komentar