INDSATU — Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Padang (PNP) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Penggunaan Alat Berat untuk Cleaning Material Sedimen Pasca Banjir di Kelurahan Kapalo Koto” yang dilaksanakan pada Kamis, 4 Desember 2025 di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ramadani Safitri, M.Si. selaku ketua tim pengabdian, dengan anggota tim yang terdiri dari Vamellia Sari Indah Negara, M.Si., Eko Priyanda, M.T., Ridwan, M.T., Syafira Salsabila, S.T., M.T., Rino Sukma, ST., MT . Kegiatan ini juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat serta perangkat kelurahan.
Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kondisi pasca banjir yang menyebabkan penumpukan material sedimen berupa lumpur, pasir, dan puing di badan jalan, saluran drainase, serta lingkungan permukiman warga
Kondisi tersebut tidak hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak lanjutan seperti genangan berulang dan gangguan kesehatan lingkungan.
Melalui kegiatan ini, tim pengabdian melakukan pembersihan material sedimen dengan memanfaatkan alat berat seperti excavator dan wheel loader. Penggunaan alat berat dinilai sebagai solusi efektif dalam mempercepat proses pembersihan dibandingkan metode manual, terutama untuk material dengan volume besar dan karakteristik yang padat.
Selain pelaksanaan pembersihan, tim juga memberikan pendampingan teknis kepada masyarakat terkait penggunaan alat berat serta penerapan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Hal ini bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan secara aman, terkoordinasi, dan tidak menimbulkan risiko tambahan terhadap lingkungan maupun masyarakat.
Ketua tim pengabdian, Ramadani Safitri, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat proses pemulihan lingkungan pasca banjir serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penanganan sedimen secara terencana dan berbasis teknologi.
“Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak langsung berupa lingkungan yang lebih bersih dan aman, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghadapi kondisi pasca bencana secara lebih siap dan terorganisir,” ujarnya.
Hasil dari kegiatan ini menunjukkan dampak yang signifikan, di antaranya terbukanya kembali akses jalan, berfungsinya saluran drainase, serta meningkatnya kenyamanan lingkungan bagi masyarakat. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Pihak Kelurahan Kapalo Koto menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi atas kontribusi Politeknik Negeri Padang dalam membantu percepatan pemulihan pasca banjir. Diharapkan kerja sama ini dapat terus berlanjut dalam berbagai program pengabdian lainnya di masa mendatang.(*)




0 Komentar