Guru Honorer di Kuningan Kaget Nama Dicatut Jadi Pemilik Ferrari Rp 4,2 M, Sempat Ditawar Rp 5 Juta


INDSATU - Bak disambar petir di siang bolong, Rizal Nurdiansyah, seorang guru honorer asal Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mendadak tercatat sebagai pemilik mobil mewah Ferrari senilai Rp4,2 miliar.


Ia menduga identitas pribadinya telah dicatut oleh pihak tak bertanggung jawab untuk transaksi pembelian supercar tersebut.


Rizal mengaku sangat terkejut saat mengetahui nama dan data lengkapnya tercantum sebagai pembeli sekaligus pemilik kendaraan eksklusif itu.


“Betul kang, saya kaget luar biasa. Ini jelas pelanggaran dan pencatutan data pribadi saya,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).


Mobil yang dimaksud adalah Ferrari 458 Speciale Aperta, salah satu varian langka yang hanya diproduksi 499 unit di dunia.


Kendaraan tersebut diketahui memiliki mesin berkapasitas 4.497 cc dan termasuk koleksi bernilai tinggi di kalangan pecinta otomotif.


Kronologi Pencatutan Data


Rizal menuturkan, sebelum kasus ini mencuat, ia sempat dihubungi orang tak dikenal yang meminta izin menggunakan KTP miliknya.


Telepon pertama diterima pada 2 April 2026 dari seseorang yang mengaku berasal dari Ciawigebang.


Permintaan itu langsung ditolak karena Rizal merasa curiga dan tidak mengenal penelepon. Namun, upaya tersebut tidak berhenti.


Ia kembali dihubungi oleh nomor berbeda yang menawarkan imbalan Rp5 juta agar bersedia meminjamkan identitasnya.


“Dari kontak kedua, saya dijanjikan uang Rp5 juta. Tapi tetap saya tolak karena risikonya sangat besar,” tegasnya.


Nama Tetap Muncul di Faktur Resmi


Meski telah menolak, nama Rizal justru tercantum dalam dokumen resmi pembelian kendaraan. Berdasarkan faktur bernomor FRR/52784/2026 tertanggal 14 Januari 2026, ia tercatat membeli unit Ferrari 458 Speciale Aperta tahun 2020 melalui distributor resmi di Jakarta Pusat.


Temuan ini menimbulkan kekhawatiran bagi Rizal, terutama terkait potensi beban pajak dan konsekuensi hukum di kemudian hari.


Merasa dirugikan, Rizal berencana melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Ia berharap pelaku pencatutan identitas dapat segera ditindak tegas.


“Saya akan lapor polisi supaya ada efek jera. Ini bisa merugikan saya ke depan,” katanya.


KETERANGAN FOTO: ILUSTRASI FERRARI - Guru honorer di Kuningan kaget namanya dicatut jadi pemilik Ferrari Rp4,2 miliar, padahal sempat tolak pinjam KTP .

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.indsatu.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred : Yendra