Sopir Kepala Dinas Sumbar Mengaku Di Pukul Oknum Polisi Usai Perselisihaan Di Jalan



INDSATU - Seorang pengemudi kendaraan dinas di Sumatera Barat mengaku mengalami tindakan kekerasan setelah terjadi perselisihan di jalan saat dirinya hendak menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) untuk menjemput pejabat.


Dalam keterangannya, pengemudi tersebut menyampaikan bahwa dirinya sempat mendahului sebuah kendaraan dari sisi kiri karena kondisi jalan saat itu kosong. la mengakui bahwa tindakan tersebut merupakan kesalahan dan menyebut telah membunyikan klakson serta menyalakan lampu sein.


Menurut pengakuannya, pengemudi kendaraan yang disebutnya sebagai kendaraan polisi kemudian terkejut dan meminta dirinya berhenti. Ia menyebut, empat orang kemudian turun dari kendaraan dan terjadi ketegangan.


Pengemudi tersebut mengaku telah meminta maaf beberapa kali serta menyatakan bahwa kendaraan yang didahuluinya tidak mengalami benturan maupun kerusakan.


Namun, ia mengklaim salah seorang yang disebutnya sebagai anggota polisi kemudian memukul bagian matanya dengan keras hingga kacamata yang dikenakannya patah.


"Saya sudah meminta maaf berkali-kali. Tapi setelah itu saya dipukul dengan keras di bagian mata sampai kacamata saya patah. Setelah memukul, orang tersebut pergi begitu saja," ungkapnya.


"Apakah tindakan kekerasan tersebut tidak termasuk tindak pidana? Katanya penegak hukum, kok melakukan penganiayaan? Mana yang katanya mengayomi masyarakat?" katanya.


Ia juga menyampaikan bahwa dirinya siap mempertanggungjawabkan kesalahan saat mendahului kendaraan dari sebelah kiri. Namun, ia berharap persoalan tersebut tidak diselesaikan dengan tindakan kekerasan.


"Saya akui saya salah menyelip dari sebelah kiri. Tapi apakah kesalahan tersebut harus dibalas dengan kekerasan? Saya menunggu itikad baiknya, Pak," tutupnya.(*)




Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.indsatu.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred : Yendra