Pemanggilan itu ditujukan kepada para menteri, wakil menteri, hingga kepala badan di lingkungan pemerintahan. Informasi tersebut dibenarkan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), Syahganda Nainggolan, saat dikonfirmasi Suara.com.
"Iya," kata Syahganda ketika ditanya mengenai rencana pemanggilan tersebut, Jumat.
Meski membenarkan adanya instruksi kehadiran bagi jajaran kabinet, Syahganda mengaku belum mengetahui secara pasti agenda yang akan dibahas dalam pertemuan bersama Presiden Prabowo.
"Belum tahu agendanya," ujarnya.
Informasi mengenai pertemuan tersebut juga dibenarkan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko. Ia mengatakan telah menerima undangan dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya pada Jumat pagi.
Budiman mengaku belum mengetahui arahan khusus yang akan disampaikan Prabowo dalam pertemuan tersebut. Sejauh ini, informasi yang diterimanya baru berupa pemberitahuan untuk menghadiri agenda di Istana Bogor.
Berdasarkan undangan yang beredar, para menteri, wakil menteri, dan kepala badan diminta mengenakan batik lengan panjang. Sementara itu, personel TNI dan Polri yang turut hadir diwajibkan menggunakan Pakaian Dinas Upacara (PDU)-4.
Undangan tersebut juga memberikan pengecualian bagi pejabat yang sedang menjalankan tugas khusus, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) maupun bencana, serta pejabat yang telah memperoleh izin dari Presiden.
Pemanggilan seluruh jajaran kabinet ini berlangsung sehari setelah Prabowo melakukan sejumlah pelantikan dan pergantian pejabat pada Kamis (15/10/2026). Namun, belum ada keterangan resmi yang memastikan apakah pertemuan di Istana Bogor berkaitan dengan perubahan susunan pejabat tersebut.
Sebelumnya, Prabowo juga menggelar rapat bersama sejumlah anggota kabinet untuk membahas penanganan karhutla di berbagai wilayah Indonesia. Akan tetapi, belum ada konfirmasi bahwa persoalan tersebut menjadi agenda utama pertemuan pada Jumat malam.
Hingga berita ini ditulis, agenda dan arahan yang akan disampaikan Presiden Prabowo kepada jajaran Kabinet Merah Putih masih belum diketahui secara pasti. Pemerintah belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai tujuan khusus pertemuan tersebut.(*)

0 Komentar