
INDSATU — Hujan yang mengguyur Kota Padang sejak siang hingga sore hari menyebabkan genangan banjir di kawasan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat. Salah satu titik terdampak berada di Jalan Tanjung Indah VI(10/09/26).
Genangan air berwarna kecokelatan terlihat menutupi badan jalan hingga mencapai bagian depan bangunan warga. Kondisi ini diduga berkaitan dengan meningkatnya debit air yang meluap dari aliran Sungai Batang Kuranji setelah hujan mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam.
Berdasarkan dokumentasi di lokasi, air menggenangi jalan lingkungan dan berpotensi mengganggu mobilitas serta aktivitas masyarakat. Warga di kawasan tersebut diimbau meningkatkan kewaspadaan apabila hujan kembali turun dan debit air terus meningkat.
Luapan Sungai Batang Kuranji Jadi Perhatian
Banjir yang kembali menggenangi Kampung Lapai menyoroti kerentanan kawasan permukiman terhadap dampak curah hujan tinggi dan kemungkinan luapan Sungai Batang Kuranji.
Pemerintah Kota Padang bersama BPBD dan instansi terkait diharapkan melakukan pemantauan di kawasan terdampak, termasuk memeriksa kondisi aliran sungai serta sistem drainase di sekitar Jalan Tanjung Indah VI.
Langkah mitigasi, normalisasi apabila diperlukan berdasarkan hasil kajian teknis, serta pemantauan berkala dinilai penting untuk mengantisipasi potensi banjir, terutama di kawasan permukiman yang berisiko terdampak luapan air.
Warga Diminta Tetap Waspada
Masyarakat diimbau berhati-hati, memantau perkembangan kondisi air, dan menghindari aliran deras apabila debit air meningkat. Warga juga diharapkan segera mengamankan barang-barang penting apabila air mulai memasuki rumah.
Hingga berita ini disusun, belum tersedia data terverifikasi mengenai ketinggian genangan, jumlah rumah terdampak, maupun kerugian yang dialami warga. Hubungan langsung antara genangan dan luapan Sungai Batang Kuranji juga masih memerlukan konfirmasi dari instansi berwenang.
Banjir yang kembali menggenangi Kampung Lapai menjadi pengingat pentingnya penanganan banjir secara berkelanjutan. Warga berharap pemerintah dan instansi terkait mengambil langkah konkret untuk meminimalkan risiko banjir serta menjaga keselamatan masyarakat.(Ziqro - yen-ind1)
0 Komentar