![]() |
| Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa( Dok : ist ) |
INDSATU - Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa menanggapi keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menetapkan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur sebagai ibu kota politik mulai tahun 2028.
Saan menyatakan, Nasdem tidak mempermasalahkan penggunaan istilah “ibu kota politik” tersebut.
Menurut dia, hal yang paling penting adalah pembangunan IKN harus benar-benar bermanfaat dan tidak mubazir.
"Kalau NasDem berpikirnya yang penting IKN itu tidak mubazir, tidak mangkrak, bisa berfungsi dan sudah memberikan alternatif-alternatif," kata Saan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (23/9/2025).
Saan menyebut, NasDem sejak jauh hari telah memberikan masukan dan alternatif agar pembangunan IKN tidak terhenti.
"Bahkan, (Nasdem) sudah jauh memberikan alternatif supaya apa yang sudah dibangun tidak mubazir, karena sudah mengeluarkan anggaran negara yang begitu besar," ujarnya.
Salah satu usulan dari NasDem, menurut Saan, adalah agar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berkantor di IKN. (*)

0 Komentar