INDSATU - Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Golkar, Zigo Rolanda, menegaskan komitmennya mengawal pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) SPAM Taban III Palukahan di Kota Padang. Proyek strategis ini akan dibangun dengan anggaran Rp308 miliar dan menjadi solusi atas ancaman krisis air bersih di kota tersebut.
Kunjungan Zigo dilakukan dalam masa reses persidangan I tahun 2025/2026, bersama pejabat daerah, mitra kerja Kementerian PUPR, serta perwakilan BWS V Padang dan BPJN Sumbar. Ia menjelaskan bahwa proyek ini merupakan hasil kerja sama antara Pemda Padang dan Komisi V DPR RI, dengan dukungan dari Kementerian PUPR dan Kementerian Keuangan.
“Alhamdulillah, setelah melalui berbagai rapat dan koordinasi, proyek SPAM III Palukahan akhirnya disetujui untuk dibiayai APBN dengan total Rp308 miliar,” ujar Zigo.
Pembangunan SPAM Palukahan akan menggunakan skema multiyears contract (MYC), dengan anggaran awal sebesar Rp75 miliar pada tahun 2026. Proyek ini sangat penting karena SPAM Gunung Pangilun yang selama ini menjadi sumber utama air bersih Padang sudah rentan akibat kerusakan pascagempa 2009.
“Jika sistem lama berhenti beroperasi, sebagian besar wilayah Padang berisiko mengalami krisis air, termasuk rumah sakit dan fasilitas publik,” jelasnya.
Zigo menegaskan, pelaksanaan proyek harus dilakukan secara transparan, tepat waktu, dan tepat mutu agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat. Ia juga mendorong PDAM Kota Padang untuk mengoptimalkan pembangunan SPAM baru serta merevitalisasi SPAM Gunung Pangilun.
“Kami akan terus mengawal proyek ini sampai selesai agar kebutuhan air bersih warga Padang terpenuhi,” tegas Zigo.
Dengan terealisasinya proyek SPAM Taban III Palukahan, diharapkan krisis air bersih di Kota Padang dapat teratasi dan pelayanan air untuk masyarakat menjadi lebih baik dan berkelanjutan.

0 Komentar