S4dis! Sopir Truk Asal Sumbar Dibak4r Hidup-Hidup di Sumsel, 3 Pelaku Ditangk4p Polisi


INDSATU - Peristiwa tragis menimpa Asril Wahyudi (28), seorang sopir truk asal Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Ia ditemukan tew4s dengan kondisi mengenaskan di dalam kabin truk tronton yang terbakar di Desa Seribandung, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Senin dini hari, 13 Oktober 2025.


Awalnya warga mengira keb4karan itu disebabkan korsleting atau kecelakaan biasa. Namun setelah dilakukan penyelidikan oleh Satreskrim Polres Ogan Ilir dan Polda Sumatera Selatan, terungkap bahwa korban ternyata dibak4r hidup-hidup oleh para pelaku perampok4n.


Korb4n diketahui sedang mengemudikan truk bermuatan besi konstruksi dari Muara Kuang menuju Palembang. Saat berhenti di lokasi kejadian, korb4n diduga diser4ng oleh sekelompok pelaku yang berjumlah empat orang. Mereka bermaksud mer4mpok uang hasil muatan serta barang berharga korban. Saat korban melawan dan berteriak, para pelaku panik dan kemudian melakukan aksi keji: korban dikunci di dalam kabin, disiram cairan bahan bak4r, lalu dibak4r bersama truknya.


Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil menangk4p tiga orang pelaku, yakni Ridho Saputra (24), Adam Saputra (28), dan Agung Sanjaya (25), warga Desa Payalingkung, Kecamatan Lubuk Keliat, Ogan Ilir. Satu orang pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).


Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk botol berisi sisa bahan bakar yang digunakan untuk membakar truk, serta pakaian korban yang terbak4r. Ketiga pelaku kini telah ditahan dan dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembvnvhan Berencana serta Pasal 187 KUHP tentang Pemb4kar4n, dengan ancaman hukuman seumur hidup atau pidana m4ti.


Kem4tian Asril Wahyudi menimbulkan duka mendalam bagi keluarga di kampung halamannya di Solok Selatan. Keluarga tidak menyangka Asril yang dikenal pendiam dan pekerja keras harus tew4s dengan cara yang begitu kej4m. Pihak keluarga berharap pelaku dihukum seberat-beratnya agar memberikan efek jera.


Kasus ini juga menjadi peringatan keras bagi para sopir dan pekerja logistik yang sering menempuh perjalanan malam di wilayah Sumatera Selatan, agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap tindak kriminal yang bisa terjadi kapan saja. Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di jalur lintas tersebut.(Nasrul koto.psu )


Sc :  Suarasumsel.id

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.indsatu.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred : Yendra