Kehadiran Presiden di salah satu jalur vital Sumatera Barat itu menegaskan perhatian serius pemerintah pusat terhadap kerusakan infrastruktur strategis yang menjadi urat nadi pergerakan orang dan distribusi logistik dari dan menuju Sumbar.
Presiden Prabowo tampak berkeliling di area terdampak untuk melihat secara langsung kondisi badan jalan, struktur tebing yang longsor, serta titik-titik kritis lainnya yang menyebabkan akses nasional terputus.
Peninjauan dilakukan tanpa pernyataan resmi, namun menjadi penanda penting bahwa kondisi lapangan dipantau langsung sebagai dasar percepatan penanganan dan pemulihan akses jalan.
Di sela peninjauan, Presiden sempat menyapa awak media yang meliput kegiatan tersebut.
“Terima kasih semuanya ya,” ucap Presiden singkat.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang mendampingi Presiden, menjelaskan bahwa terputusnya jalan nasional di kawasan Lembah Anai berdampak besar terhadap mobilitas masyarakat dan arus logistik antarwilayah di Sumbar.
“Sejak kejadian, kami langsung melakukan pengalihan arus lalu lintas serta berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan instansi terkait. Jalur Lembah Anai ini sangat strategis bagi perekonomian dan mobilitas masyarakat Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.
Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Sumbar siap memberikan dukungan penuh dalam percepatan penanganan dan perbaikan jalan, baik melalui dukungan lapangan maupun koordinasi lintas sektor. Pemprov Sumbar, kata Mahyeldi, berkomitmen menyukseskan seluruh proses pengerjaan di lapangan.(*)
Sumber : Hai Sumbar.Com.

0 Komentar