Hari Kedua Pencarian Korban Tenggelam Rasyid (8) dan Zafran Al Malik Akbar (9) Di Pantai Ulak Karang Padang Belum Ditemukan


Komandan Tim Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Tri Desyu Herman, mengatakan tim memulai pencarian sejak pagi. Petugas kemudian membagi operasi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) agar penyisiran lebih efektif.

“Pada hari ini pencarian kami lanjutkan sejak pukul 07.30 WIB dengan membagi empat SRU yang menyisir area laut sekitar lokasi kejadian dengan luas pencarian kurang lebih 4 nautical mile,” ujar Tri Desyu Herman.

Selanjutnya, tim menyisir sejumlah titik koordinat yang telah ditentukan. Petugas memakai perhitungan arah arus laut dan kemungkinan pergerakan korban untuk memperluas area pencarian.

Peristiwa ini bermula pada Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, kedua korban mandi bersama teman-temannya di Pantai Ulak Karang. Namun, sekitar pukul 12.00 WIB, keduanya terseret arus dan kemudian hilang.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang menerima laporan pertama dari warga sekitar pada pukul 13.15 WIB. Setelah menerima informasi, tim langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Dua korban diketahui bernama Rasyid (8) dan Zafran Al Malik Akbar (9). Keduanya merupakan warga Gunung Pangilun, Kota Padang.

Sebelum tim SAR tiba, warga sekitar sempat melakukan pencarian mandiri. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Pada hari kedua operasi, sebanyak 72 personel gabungan ikut terlibat. Mereka berasal dari Basarnas, TNI, Brimob Polda Sumbar, Polairud, BPBD Kota Padang, Damkar, PMI, relawan, serta masyarakat.

“Pencarian hari ini dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIB dengan hasil masih nihil, dan akan dilanjutkan kembali besok pagi,” jelasnya.

Tim gabungan dijadwalkan kembali melanjutkan pencarian pada Senin pagi dengan fokus penyisiran laut dan bibir pantai di sekitar lokasi korban dilaporkan hanyut. (*)

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.indsatu.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred : Yendra