INDSATU – Partai Demokrat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) V pada Jumat (24/7/2026) di Hotel Mercure Padang. Musda yang dilaksanakan melalui mekanisme Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) ini dijadwalkan dibuka oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Dr. Herman Khaeron, pada pukul 19.00 WIB.
Pelaksanaan Musda dipercepat satu tahun dari masa kepengurusan sebelumnya sebagai bagian dari strategi konsolidasi partai dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada 2029. Melalui forum ini, Partai Demokrat Sumbar berharap dapat memperkuat soliditas organisasi mulai dari tingkat DPD, 19 Dewan Pimpinan Cabang (DPC), pengurus anak cabang, ranting, hingga organisasi sayap partai.
“Musda ini dilaksanakan melalui mekanisme Musdalub karena masa kepengurusan saat ini seharusnya berakhir pada 2027. Namun, DPP Partai Demokrat mengambil kebijakan untuk menyeragamkan masa periodisasi kepengurusan di seluruh Indonesia. Selain itu, percepatan satu tahun ini juga bertujuan mempercepat konsolidasi partai dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada mendatang,” ujar Doni HY, Kamis (23/7/2026).
Ia mengatakan, percepatan pelaksanaan Musda dilakukan agar proses konsolidasi partai dapat berjalan lebih optimal. Pengalaman pada Pemilu 2024 menunjukkan tahapan Musda yang berdekatan dengan proses verifikasi partai politik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuat konsolidasi organisasi tidak berjalan maksimal.
“Karena dipercepat satu tahun, maka mekanismenya menggunakan Musdalub. Namun, masa kepengurusan tetap lima tahun sehingga forum ini tetap menjadi Musda V Partai Demokrat Sumbar,” jelasnya.
Doni menambahkan, seluruh tahapan Musda telah dilaksanakan sesuai jadwal, mulai dari pembukaan pendaftaran bakal calon ketua, pengembalian formulir, hingga verifikasi dukungan dari para pemilik suara. Seluruh proses tersebut berakhir pada Kamis (23/7/2026), sebelum pelaksanaan Musda pada keesokan harinya.
Dari seluruh rangkaian tahapan tersebut, hanya satu nama yang mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar periode 2026–2030, yakni Ir. H. Mulyadi.
Menurut Doni, Mulyadi memperoleh dukungan penuh dari 19 DPC Partai Demokrat se-Sumbar serta sejumlah organisasi sayap partai. Seluruh dukungan tersebut telah diverifikasi oleh Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat.
“Dari seluruh proses yang telah dilalui, hanya satu kandidat yang mendaftar dan mengembalikan formulir, yaitu Bapak Ir. H. Mulyadi. Seluruh DPC ditambah beberapa organisasi sayap partai memberikan dukungan kepada beliau, dan seluruh dukungan tersebut telah diverifikasi oleh BPOKK DPP Partai Demokrat,” kata Doni.
Anggota DPRD Sumbar yang juga menjabat Ketua Komisi IV itu menegaskan bahwa seluruh persyaratan pencalonan Mulyadi telah dinyatakan memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Peraturan Organisasi (PO) Partai Demokrat.
Dengan dukungan penuh dari seluruh DPC dan organisasi sayap, Ir. H. Mulyadi berpeluang besar kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin DPD Partai Demokrat Sumatera Barat periode 2026–2030.
Doni berharap pelaksanaan Musda V Partai Demokrat Sumbar dapat berlangsung lancar, tertib, dan menghasilkan kepengurusan yang semakin solid dalam menghadapi agenda politik nasional dan daerah pada 2029. (Hen/Sutan Mudo )
.jpeg)
0 Komentar