INDSATU – Founder Jaringan Publik Indonesia (JPI), William Nursal Devarco, menilai kebijakan pemerintah memberikan fasilitas tax holiday hingga 50 tahun dalam Undang-Undang Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya tarik Indonesia di mata investor global.
Meski demikian, pria yang akrab disapa Pax Alle itu mengingatkan agar implementasi kebijakan tersebut dilakukan secara transparan, selektif, akuntabel, serta tetap mengedepankan kepentingan nasional.
"Kita menghormati langkah pemerintah terhadap kebijakan tax holiday hingga 50 tahun dalam UU PFII sebagai upaya menarik investasi global. Namun, kami meminta agar pelaksanaannya dilakukan secara transparan, selektif, akuntabel, dan benar-benar berpihak pada kepentingan nasional," ujar Pax Alle, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, pemberian insentif fiskal dalam jangka waktu yang sangat panjang harus disertai persyaratan yang ketat dan terukur. Investor penerima fasilitas tersebut wajib memberikan manfaat nyata bagi Indonesia, mulai dari penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Pax Alle juga menyoroti pentingnya menjaga rasa keadilan dalam kebijakan perpajakan nasional. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan bahwa upaya menarik investasi asing tidak menimbulkan persepsi adanya perlakuan yang timpang dibandingkan dengan kewajiban perpajakan yang dihadapi masyarakat dan pelaku usaha dalam negeri.
"Kebijakan ini jangan sampai menimbulkan kesan bahwa investor memperoleh berbagai kemudahan luar biasa, sementara rakyat dan pelaku usaha nasional tetap dibebani kewajiban perpajakan. Pemerintah harus mampu menghadirkan keseimbangan antara daya saing investasi dan keadilan fiskal bagi seluruh masyarakat," tegasnya.
Lebih lanjut, JPI mendorong pemerintah membuka ruang pengawasan publik terhadap implementasi kebijakan PFII agar seluruh fasilitas yang diberikan benar-benar menghasilkan investasi berkualitas, memperkuat perekonomian nasional, dan memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan rakyat.
"JPI mendukung setiap kebijakan yang mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, setiap insentif yang diberikan harus dibayar dengan komitmen investasi yang nyata, transparansi dalam pelaksanaannya, serta manfaat yang sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara," tutup Pax Alle.(*)

0 Komentar