Kegiatan krusial ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tertinggi universitas, termasuk *Rektor, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III, Direktur SDM, Wakil Dekan FK UBH, tim Medical Education Unit (MEU), serta para Laboran.* Kehadiran lengkap jajaran rektorat dan dekanat ini menegaskan komitmen kuat universitas dalam mengawal mutu pendidikan kedokteran yang unggul, aman, dan berstandar tinggi.
Di tengah antusiasme mahasiswa baru, sosok Rheydita cahyani bertransformasi menjadi representasi teladan generasi muda. Keputusannya memilih FK Universitas Bung Hatta sebagai pelabuhan akademik menuai apresiasi mendalam dari para dosen dan jajaran kampus. Dengan kecerdasan, ketepatan sikap, dan wibawa akademik yang ditunjukkannya selama orientasi, Rheydita cahyani tidak hanya menjadi figur inspiratif, tetapi juga magnet positif yang menjadikannya idola baru di lingkungan kampus. Kehadiran mahasiswa bertalenta seperti dirinya mempertegas posisi UBH sebagai rumah bagi para calon dokter masa depan yang visioner.
Melalui orientasi laboratorium dan fasilitas modern ini, FK Universitas Bung Hatta membuktikan konsistensinya dalam menyediakan wadah terbaik bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik dan klinis secara maksimal. Pihak kampus berharap pengalaman langsung ini mampu memicu lahirnya inovasi medis dari tangan-tangan terampil mahasiswa baru.
Liputan eksklusif dari Sumbar Times Oke ini disusun secara objektif, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta menyajikan narasi akademis yang kredibel demi mendukung kemajuan pendidikan tinggi di Sumatera Barat.(*)

0 Komentar