Lurah Gunung Sarik Januar Spd Himbau warga Terapkan 3M Untuk Mencegah Demam Berdarah


Lurah gunung Sarik bersama petugas puskesmas Kuranji membesuk warga yang lagi Sakit Demam berdarah Di RW.09 Kel.Gunung Sarik kecamatan Kuranji Kota Padang ( Dok: INDSATU)


INDSATU -  Untuk menekan angka DBD, diperlukan kesadaran dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah perkembangbiakan nyamuk. Dengan upaya bersama, diharapkan kasus DBD di Kuranji, Kota Padang, dapat di atasi secara signifikan. 

  Menindaklanjuti laporan dari ketua RW 09 gunung sarik telah ada korban DBD di wilayah nya, petugas puskesmas belimbing kecamatan kuranji di dampingi lurah gunung sarik dan ketua RW setempat meninjau langsung laporan telah terjadi DBD di wilayah RW 09 Kelurahan gunung sarik. 


pada kegiatan tersebut pihak puskesmas yang di dampingi lurah gunung sarik memang ditemui jentik-jentik di bak penampungan warga, untuk itu lurah gunung sarik bapak januar berdiskusi dengan pihak puskesmas untuk dilakukan gotong royong secepatnya dan setelah itu akan dilakukan fooging di wilayah tersebut. 


pada waktu yang sama lurah gunung sarik bapak januar minta kepada warga untuk membersihkan sekaligus lakukan 3 M di masing-masing rumah agar nyamuk tidak berkembang lagi. 


diketahui sebelumnya lurah gunung sarik mendapatkan laporan dari ketua RW 09 gunung sarik bahwa telah ada warganya yang terjangkit DBD, kemudian lurah gunung sarik menyampaikan informasi ke kepala puskesmas. 


pihak puskesmas melalui petugas yang dikirim didampingi lurah gunung sarik melakukan periksaan terhadap laporan tersebut dengan hasil ditemui jentik-jentik nyamuk, sehingga lurah gunung sarik bapak januar menghimbau untuk gotong royong membersih pekarangan dan 3 M di rumah masing-masing, dan setelah itu di fooging

Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap  kasus DBD, antara lain:

  • Faktor cuaca:
    Kondisi cuaca yang mendukung perkembangbiakan nyamuk, seperti curah hujan dan kelembaban yang tinggi. 
  • Fasilitas umum yang tidak terawat:
    Sekolah dan fasilitas umum lainnya yang tidak terpakai dapat menjadi tempat potensial bagi nyamuk untuk berkembang biak. 
  • Perilaku masyarakat:
    Perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah perkembangbiakan nyamuk juga berperan penting. 
  • Kepadatan larva Aedes spp.:
    Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara kepadatan larva nyamuk Aedes dengan kejadian DBD di wilayah Kuranji. 
Upaya yang dilakukan untuk menanggulangi DBD di Kuranji:
  • Penyuluhan dan edukasi:
    Masyarakat diberikan informasi mengenai bahaya DBD dan bagaimana cara mencegahnya melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan 
  • Pemberantasan sarang nyamuk (PSN):
    Masyarakat diimbau untuk melakukan PSN dengan gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur ulang) serta memanfaatkan kembali barang bekas.
  • Peningkatan peran Jumantik:
    Masyarakat didorong untuk mengoptimalkan program satu rumah satu Juru Pemantau Jentik (Jumantik).
  • Penggunaan abate:
    Upaya pencegahan juga mencakup penggunaan abate untuk membunuh jentik nyamuk di tempat penampungan air.
  • Pemanfaatan limbah barang bekas:
    Masyarakat diajak untuk mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk (*)

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.indsatu.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred : Yendra