5 Daerah Termiskin di Sumatera Barat, Nomor 1 Dikenal Dengan Julukan Bumi Sikerei dan Punya UMK 2,9 Juta




INDSATU - Inilah 5 daerah termiskin di Sumatera Barat dan peringkat nomor satu merupakan daerah berjuluk Bumi Sikerei yang punya Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2025 sebesar Rp 2,9 jutaan.

Sumatera Barat dikenal dengan pesona alam yang memukau dan kekayaan budayanya. Namun, di balik keindahan tersebut, masih ada sejumlah daerah yang menghadapi tantangan serius dalam pengentasan kemiskinan.


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 seperto dikutip Ayobandung.com, berikut lima daerah dengan persentase penduduk miskin tertinggi di Sumatera Barat. Menariknya, daerah di posisi pertama punya julukan unik dan terkenal.


5 Daerah Termiskin di Sumatera Barat


1. Kabupaten Kepulauan Mentawai – Bumi Sikerei


Kepulauan Mentawai menempati posisi pertama sebagai daerah termiskin di Sumatera Barat dengan persentase penduduk miskin sekitar 13,89%.


Julukan Bumi Sikerei melekat erat pada kabupaten ini, merujuk pada para Sikerei yaitu tabib tradisional yang menjadi bagian penting dari budaya Mentawai.


Meski berada di peringkat pertama termiskin, UMK Kepulauan Mentawai pada tahun 2025 sudah mengikuti UMP Sumbar, yaitu sebesar Rp 2.994.193,47.


Potensi wisata laut dan budaya Mentawai sebenarnya sangat besar, mulai dari ombak kelas dunia di Siberut hingga tradisi tato khas suku Mentawai.


2. Kabupaten Pesisir Selatan


Dengan persentase kemiskinan sekitar 7,49%, Pesisir Selatan berada di posisi kedua. Kabupaten ini terkenal dengan Pantai Carocok dan Pulau Cubadak yang menjadi destinasi wisata favorit.


Meski begitu, sebagian wilayahnya masih bergantung pada sektor pertanian dan perikanan tradisional, yang membuat pertumbuhan ekonomi berjalan lambat.


3. Kabupaten Solok


Kabupaten Solok berada di posisi ketiga dengan angka kemiskinan sekitar 7,12%. Solok dikenal sebagai penghasil beras premium dan memiliki destinasi wisata Danau Singkarak yang ikonik.


Tantangan terbesar di daerah ini adalah akses infrastruktur di beberapa kecamatan yang masih terbatas, sehingga memengaruhi distribusi ekonomi.


4. Kabupaten Pasaman Barat


Di posisi keempat ada Pasaman Barat dengan persentase kemiskinan sekitar 6,93%. Meski memiliki perkebunan sawit dan karet yang cukup luas, distribusi kesejahteraandi daerah ini rupanya masih belum merata.


Sejumlah wilayah masih tertinggal, terutama yang jauh dari pusat pemerintahan.


5. Kabupaten Pasaman


Pasaman melengkapi daftar lima daerah termiskin di Sumatera Barat dengan persentase kemiskinan 6,85%.


Terletak di perbatasan dengan Sumatera Utara, Pasaman memiliki potensi pertanian yang besar, terutama jagung dan padi.


Namun, masalah akses pasar dan harga komoditas membuat banyak petani belum bisa menikmati hasil maksimal.


Kelima daerah ini memiliki potensi besar untuk berkembang, mulai dari sektor pariwisata, pertanian, hingga kelautan.


Tantangan terbesarnya adalah terletak pada pemerataan infrastruktur, peningkatan akses pendidikan, dan diversifikasi ekonomi.


Dengan langkah strategis, bukan tidak mungkin di masa depan daerah-daerah ini mampu keluar dari daftar termiskin dan menjadi pusat pertumbuhan baru di Sumatera Barat.(*)


Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.indsatu.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred : Yendra