Kronologi dan Upaya Pemadaman Intensif
Laporan mengenai insiden kebakaran ini pertama kali diterima oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang sekitar pukul 02.10 WIB. Menanggapi laporan tersebut, Damkar segera mengerahkan sejumlah armada dan puluhan personel gabungan ke lokasi kejadian. Objek yang terbakar adalah deretan toko yang sebagian besar menjual barang-barang mudah terbakar, seperti perlengkapan plastik dan sandal.
Menurut keterangan dari pihak Damkar, proses pemadaman berlangsung intens dan cukup sulit. Kendala utama yang dihadapi petugas adalah kondisi listrik yang belum sepenuhnya padam dan tumpukan barang dagangan yang mudah terbakar dan saling berdempetan, menyebabkan api cepat membesar dan menghasilkan asap tebal. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 05.30 WIB menjelang subuh.
Dampak dan Kerugian Material
Berdasarkan data sementara yang dihimpun Damkar Kota Padang, total bangunan yang terbakar berjumlah delapan petak toko. Dari jumlah tersebut, tiga petak di antaranya mengalami kerusakan yang sangat parah (rusak berat), sementara lima petak lainnya mengalami rusak ringan akibat jilatan api dan hawa panas. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, taksiran kerugian material akibat terbakarnya seluruh barang dagangan dan struktur bangunan diperkirakan mencapai Rp1 miliar.
Hingga saat ini, penyebab pasti dari kebakaran yang melanda Blok A Pasar Raya Padang tersebut masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian. Masyarakat dan pedagang diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik di kawasan padat pertokoan.(*)

0 Komentar