Hingga selasa (30/9), total korban yang terdampak insiden ini mencapai 92 orang.
Dengan kabar duka yang menyelimuti pondok pesantren, setelah tiga santri di antaranya dikonfirmasi meninggal dunia.
Update ini mengakhiri ketegangan pasca-peristiwa runtuhnya bangunan pada senin sore, di mana tim SAR berjuang mengevakuasi para santri yang tertimbun reruntuhan.
Selain korban jiwa, sebanyak 27 santri dilaporkan mengalami luka berat dan kini masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Beberapa di antara mereka menderita patah tulang kaki akibat tertimpa reruntuhan beton.
Sementara itu, 62 santri lainnya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis sebagai pasien rawat jalan.
Dengan selesainya proses evakuasi, fokus kini beralih pada investigasi mendalam untuk menemukan penyebab pasti runtuhnya bangunan empat lantai tersebut(*)

0 Komentar