INDSATU - Kasus pemalsuan SK PNS mencuat di Gresik setelah sejumlah warga menjadi korban penipuan berkedok rekrutmen ASN.
Seorang perempuan berinisial SE datang ke kantor Pemkab dengan membawa SK ASN dan mengaku sebagai pegawai, namun dokumennya dinilai janggal oleh pejabat setempat.
Pemeriksaan menemukan ketidaksesuaian instansi, tanda tangan, serta data kepegawaian yang tidak terdaftar.
Kasus ini melibatkan sedikitnya sembilan korban dengan kerugian mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah per orang.
Para korban dijanjikan lolos menjadi ASN tanpa prosedur resmi dan bahkan sempat menjalani aktivitas layaknya pegawai.
Aparat kepolisian membuka laporan, sementara BKPSDM melakukan pendampingan dan verifikasi.
Pemerintah menegaskan rekrutmen ASN hanya melalui sistem resmi SSCASN.
Kasus ini menjadi peringatan atas maraknya penipuan yang merusak kepercayaan publik terhadap sistem seleksi ASN.(*)
Sumber : Tribunnews.com.

0 Komentar