Konflik Memanas, Polri Kirim Ratusan Personel Ke Maluku Utara Dan Papua Tengah Untuk Stabilkan Keamanan


INDSATU - Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia mengerahkan ratusan personel ke Maluku Utara dan Papua Tengah menyusul konflik yang memanas hingga terjadi penyerangan aparat.


Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan dan merespons cepat dinamika di lapangan.


“Polri mengambil langkah cepat dengan mengerahkan personel tambahan untuk memperkuat pengamanan dan penanganan situasi di Papua Tengah dan Maluku Utara,” ujar Trunoyudo.


Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian Negara Republik Indonesia Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut pengecekan pasukan dilakukan di Markas Komando Brigade Mobil, Kelapa Dua, Depok.


Pasukan terdiri dari seratus personel Brigade Mobil untuk Papua Tengah, delapan personel Inspektorat Pengawasan Umum, dan sepuluh personel Badan Intelijen dan Keamanan.


Selain itu, dua puluh enam personel Divisi Profesi dan Pengamanan serta dua puluh personel Badan Reserse Kriminal turut dikerahkan.


Pengerahan di Halmahera Tengah, Maluku Utara, dipicu konflik warga akibat kasus pembunuhan di Desa Bobane Jaya.


Konflik berkembang menjadi aksi saling serang antarwarga hingga menimbulkan korban jiwa dan kerusakan rumah serta fasilitas umum.


Aparat Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama pemerintah daerah berhasil meredam situasi hingga berangsur kondusif.


Di Dogiyai, Papua Tengah, penebalan personel dilakukan setelah penganiayaan berat terhadap anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, Bripda Juventus Edowai, yang menyebabkan korban meninggal dunia.


“Kami juga mengedepankan pendekatan humanis serta penegakan hukum terhadap para pelaku kekerasan,” tutur dia.


Polri mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi informasi yang belum pasti kebenarannya.


Kasus di Halmahera Tengah dan Dogiyai masih dalam penyelidikan untuk memastikan keamanan tetap terkendali.


“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tidak terpengaruh isu hoaks maupun provokasi,” pungkasnya.(*)

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.indsatu.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred : Yendra