Muscab PKB Kota Padang Segera Digelar, Ini Mandat Khusus Ketum Muhaimin Iskandar



KETUM PKB, Muhaimin Iskandar diapit Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif dan Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus. 


INDSATU DPC PKB Kota Padang bersiap menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) yang akan dilaksanakan di ZHM Premiere Hotel Padang, Senin (13/4) mendatang.

Muscab DPC PKB Kota Padang bakal digelar serentak dengan Muscab DPC PKB se Sumatera Barat untuk masa bakti 2026-2031.

Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif didampingi Sekretaris Nofri Efendi kepada media ini mengatakan, kini pihaknya tengah fokus mempersiapkan agenda penting tersebut secara matang.

“Kita ingin, pelaksanaan Muscab bisa berjalan sukses, aman dan tertib, sesuai ketentuan yang telah ditetapkan DPP PKB,” kata Latif.

Sesuai ketentuan DPP PKB terang Latif, teknis dan tata tertib pelaksanaan Muscab DPC PKB, tidak lagi menerapkan sistem (voting), melainkan sepenuhnya beralih ke prinsip musyawarah melalui jenjang uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

“Proses seleksi pimpinan DPC dilakukan melalui dua tahapan ketat, yakni tahap kompetensi untuk mengukur kapabilitas manajerial dan visi politik dan selanjutnya tahapan wawancara dan penandatanganan kontrak komitmen kerja, guna memastikan loyalitas dan integritas dalam membesarkan partai,” terangnya.


KETUA dan Sekretaris DPC PKB Kota Padang.

Ditambahkan Nofri Efendi, sistem ini diterapkan untuk menjamin bahwa nahkoda partai di tingkat daerah memiliki kualitas tinggi dan komitmen penuh terhadap garis perjuangan partai.

“Hemat saya, integritas kepemimpinan partai akan jauh lebih baik dengan sistem tersebut. Terpenting, pola ini akan menghindari terjadinya perpecahan dan terbentuknya kubu-kubu di tingkat daerah,” imbuhnya Nofri.

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus dihubungi terpisah, menyampaikan mandat khusus dari Ketum Muhaimin Iskandar, bahwa seluruh kader PKB di Sumatera Barat, harus menunjukkan kinerja nyata dan konsistensi dalam mendampingi masyarakat, bukan sekadar muncul saat menjelang pemilu.

“Meskipun menjadi agenda penting, namun Muscab hanyalah seremoni. Yang utama adalah konsolidasi internal, penguatan struktur, regenerasi gagasan dan kader, serta khidmat untuk rakyat,” ujar Firdaus.

Khidmat dan perjuangan untuk rakyat kata Firdaus, tidak boleh berhenti pada pergantian kepengurusan saja, melainkan harus fokus pada penyusunan program strategis, soliditas dan komunikasi organik, refleksi terhadap pelaksanaan program, serta menjadi media untuk regenerasi tokoh, kader, serta gagasan segar untuk membawa kemajuan partai.


“Konsistensi pelayanan kepada rakyat, adalah jati diri PKB. Untuk itu, gerakan PKB harus terus menyala di segala denyut nadi kehidupan masyarakat. Inilah politik kehadiran yang diusung PKB, semangat PKB,” tandasnya. (Ryan Syair/indsatu)

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.indsatu.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred : Yendra