Akibat akses jln ini warga Kp Ambon sgt dirugikan, krn sdh 30 th akses jln ini gk ada masalah, & mendadak ditutup oleh pengembang, padahal Limbah air perumahan tsb mengalir ke Kp Ambon & selalu kebanjiran kalo musim hujan datang.
Warga sdh mendatangi Kantor Pengembang tsb, namun tdk membuahkan hasil bahkan warga jg Demo ke kantor Walkot Tangerang, dan melaporkan hal tsb k berbagai kedinasan dan DPRD Kota Tangerang, semuanya dg tujuan agar jalan yg sdh ditutup permanen tsb agar dibuka kembali oleh pengembang.
Solusinya hanya dua, pengembang mau buka akses jalan atau warga jg menutup drainase atau saluran air yg melewati Kp Ambon kata ketua RT01 & RT 03 serta Ketua RW 03 kpd ketua LBH MASKOT Adv Yosprimo Putra, SH dan Ketua DPD BAMUS MASKOT Kec Batu Ceper Achmad Rizal, sebelum mediasi terakhir dimulai.
Dlm mediasi terakhir ini dihadiri oleh bbrp org anggota DPRD Kota Tangerang, semua kepala dinas terkait,Polres Tangerang & jajarannya, Camat Batu Ceper, Lurah Poris bbrp ormas, LBH MASKOT & BAMUS MASKOT.
Mediasi berjalan alot, bahkan cenderung tegang, apalagi warga di luar tetap berorasi sambil membakar petasan yg cukup keras & banyak.
Selang sekitar bbrp jam kemudian mediasi tercapai, setelah semua yg hadir akhirnya melihat objek jalan yg ditutup, dan tercapai kesepakatan jln tsb dibuka lagi dan semua anggota DPRD yg hadir akhir membongkar tembok penutup tsb.
Warga Kp Ambon sgt mengapresiasi langkah tsb, & mengucapkan tks kpd pihak yg hadir utk menyelesaikan permasalahan tsb.
Pesan LBH MASKOT pd warga, tidak ada kusut yg tdk selesai dan jgn anarkis.(*)



0 Komentar