Afrizal Jambak saat di hubungi indsatu.id mengatakan, kegiatan ini diadakan untuk melestarikan olahraga tradisional sepak Rago ditengah masyarakat.
Permainan masyarakat Minangkabau ini adalah tradisi yang diwarisi secara turun-temurun yang memiliki nilai-nilai luhur.
Nilai nilai luhur yang terkandung dalam permainan anak nagari ini berbeda dengan permainan sepak takraw.
Jika sepak takraw saling berhadapan, saling menjatuhkan dan saling menyerang, Sepak Rago malah saling memberikan penampilan yang terbaik.
Tercermin kekompakan, ketangkasan, tidak ada sakit hati, tidak mau balas dendam dan selalu memberikan yang terbaik. Permainan tersebut dibutuhkan kerja tim dan kekompakan sehingga bola bisa bertahan lama di udara.
Malah, sekalipun menerima bola dengan tidak baik, akan selalu memberikan bola yang terbaik., Pungkas beliau selaku ketua panitia acara.
Sebagai tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
bola sipak rago pun terbuat dari anyaman daun kelapa muda yang berlapis-lapis. Ini awalnya dijadikan bola dan ditendang dengan mengopernya ke yang lain.
Saat ini bola sipak rago menggunakan bola yang terbuat dari anyaman rotan dengan diameter 15 cm.
Penamaan rago juga mengandung nilai-nilai pemaknaan dari raga (kehidupan).
Dengan Sepak Rago Di festival yang V ini dengan motto
"Lestari kan budaya Dengan Permainan Anak Nagari " Sipak Rago cup v 2026 akan
memperebutkan piala bergilir Wakil ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman serta Uang Tunai Senilai Rp 29.5 juta.
Jadi mari kita saksi kan secara bersama - sama , untuk datang dalam festival Sipak Rago ini, sebagai warisan budaya anak nagari Yang akan berlangsung selama 2 hari Sabtu dan Minggu .(Vivi)

0 Komentar