INDSATU — Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Andalas
menggelar Pelatihan dan Klinik Penulisan Artikel Ilmiah bertajuk “From Thesis to
Publication” di MWA Auditorium Universitas Andalas, Senin (29/6).
Program Pengabdian kepada Masyarakat FKM Universitas Andalas menghadirkan kegiatan ini bagi
29 mahasiswa pascasarjana, yang mayoritas berasal dari Program Studi Magister Ilmu Gizi. Melalui
pelatihan tersebut, tim pengabdian membekali mahasiswa dengan strategi mengembangkan hasil
penelitian tesis menjadi artikel ilmiah serta memahami tahapan publikasi pada jurnal nasional
terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi.
Ketua Tim Pengabdian sekaligus Ketua Program Studi Magister Ilmu Gizi FKM Universitas Andalas,
Dr. Jeallyza Muthia Azra, S.Gz., M.Si., menilai proses mengembangkan tesis menjadi artikel ilmiah
masih menjadi tantangan bagi sebagian mahasiswa pascasarjana. “Kami melihat mahasiswa
sebenarnya telah memiliki hasil penelitian dari tesisnya, tetapi proses mengubahnya menjadi artikel
dan menentukan jurnal yang tepat masih menjadi tantangan. Melalui kegiatan ini, kami ingin
membantu mahasiswa memiliki arah yang lebih jelas, mulai dari memperkuat naskah hingga
mempersiapkan proses submission,” ujar Dr. Jeallyza. Iapun menegaskan bahwa publikasi ilmiah
menjadi bagian penting dalam proses akademik mahasiswa magister. Hasil penelitian seharusnya
tidak hanya tersimpan dalam bentuk tesis, tetapi juga dapat disebarluaskan melalui artikel ilmiah
agar memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik di bidang gizi
dan kesehatan.
Pelatihan menghadirkan Dr. Zuraidah Nasution, S.T.P., M.Sc., dosen IPB University yang memiliki
pengalaman dalam penulisan dan publikasi ilmiah. Dalam sesi From Thesis to Publication, Dr.
Zuraidah membahas strategi mengembangkan tesis menjadi artikel ilmiah, mengidentifikasi
research gap dan novelty, menyusun artikel berdasarkan struktur IMRAD, serta memperkuat
academic writing dan strategi menghadapi proses publikasi. Sementara itu, Dr. Jeallyza
membawakan materi mengenai strategi pemilihan jurnal target, identifikasi jurnal predator,
persiapan cover letter dan submission checklist, serta simulasi proses submission artikel ilmiah.
Sesi Writing Clinic: pemaparan materi oleh Narasumber Dr. Zuraidah dan Dr. Jeallyza.
Tim pengabdian juga mengemas pelatihan dalam sesi Writing Clinic untuk memperkuat aspek
praktis kegiatan. Sebanyak 29 peserta dibagi dalam kelompok-kelompok kecil untuk mendiskusikan
draft artikel dan kendala yang dihadapi dalam proses penulisan. Narasumber dan tim fasilitator
memberikan masukan awal kepada peserta selama sesi Writing Clinic. Diskusi berfokus pada
pengembangan draft artikel, strategi memperkuat bagian-bagian penting dalam naskah, serta
pemilihan jurnal target yang sesuai dengan topik penelitian.
Tim pengabdian turut menyusun Handbook Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah: Dari Tesis Menuju
Publikasi pada Jurnal Bereputasi sebagai panduan praktis bagi peserta. Handbook tersebut memuat
strategi mengembangkan tesis menjadi artikel, menyusun research gap, menulis Introduction dan
Discussion, menerapkan prinsip academic writing, menggunakan reference manager, memilih
jurnal, melakukan submission, hingga menanggapi reviewer.
Tim pengabdian merancang pelatihan ini sebagai awal dari proses pendampingan publikasi
mahasiswa. Peserta menyusun rencana tindak lanjut berupa penetapan jurnal target dan target
penyelesaian artikel. Selanjutnya, tim akan memantau perkembangan proses penulisan dan
publikasi sebagai bagian dari evaluasi dan pendampingan lanjutan. “Harapan kami sederhana,
setelah kegiatan ini mahasiswa tidak lagi bingung harus mulai dari mana. Tidak semua artikel harus
langsung menargetkan jurnal internasional bereputasi. Yang penting adalah menghasilkan artikel
yang baik, memilih jurnal yang tepat, dan berani memulai proses submission,” tambah Jeallyza.
Melalui kegiatan ini, FKM Universitas Andalas memperkuat upaya membangun budaya publikasi
ilmiah di kalangan mahasiswa pascasarjana. FKM Unand juga mendorong mahasiswa untuk
menyebarluaskan hasil penelitian agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi pengembangan
ilmu gizi dan kesehatan.
Sesi Writing Clinic: pendampingan intensif terhadap draft artikel ilmiah peserta pelatihan. (*)


0 Komentar