Mall di Solo Baru juga Pasang Pagar Tinggi, Polri Minta Masyarakat Tetap Tenang dan Tak Termakan Isu Bakal Ada Aksi Besar-besaran




INDSATU- Polri memastikan situasi dan kondisi saat ini kondusif tanpa ada hal-hal yang menonjol.


Hal ini diungkapkan Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops) Polri, Komjen Fadil Imran buntut video yang viral terkait banyaknya bangunan gedung hingga pusat perbelanjaan atau mal yang memasang pagar cukup tinggi di pelbagai daerah termasuk Jakarta.


"Sampai hari ini berdasarkan data DORS ya, Daily Operating Reporting System itu tidak ada hal yang menonjol, tidak ada," kata Komjen Fadil Imran dalam keterangannya dikutip Minggu (2/8/2026).


Mantan Kapolda Metro Jaya itu meminta agar masyarakat tetap tenang dan tidak termakan isu-isu soal bakal adanya gangguan keamanan dan ketertiban.


"Jadi masyarakat jangan termakan dengan isu-isu akan terjadi gangguan Kamtibmas yang mencemaskan," ucap Fadil.


"Saya kira orang pagari rumahnya kan biasa, jangan kemudian dibangun narasi seolah-olah kalau bangun pagar akan terjadi sesuatu. Saya kira tidak seperti itu tafsir dan terjemahannya ya teman-teman sekalian," sambungnya.


Lebih lanjut, Fadil mengatakan saat ini tidak ada pengamanan khusus terkait hal itu. 


Ia menyebut pengamanan berjalan seperti biasa sesuai dengan aturan yang berlaku.


"Polisi ini nggak pernah ada antisipasi khusus, setiap hari kita siaga terus. Brimob siaga, Sabhara siaga, ya. Jadi nggak ada, biasa aja, semua kita siaga selalu," tuturnya.


Mal Pasang Pagar Tinggi


Untuk informasi, sejumlah pusat perbelanjaan atau mal di kota-kota besar Indonesia mendadak dipasangi pagar tinggi.


Hal ini menimbulkan pertanyaan di kalangan publik terkait urgensi dan alasan di baliknya.


Beberapa mal yang telah menerapkan pemasangan pagar antara lain Pakuwon Mall Surabaya, Royal Plaza, Tunjungan Plaza, dan Pakuwon City Mall.


Di Kabupaten Sukoharjo, Pakuwon Mall Solo Baru yang berada di Kecamatan Grogol juga menjadi perhatian setelah terlihat memasang pagar di sekeliling kawasan mal.


Pagar tinggi warna hijau pun terlihat di depan gedung Pakuwon Mall, Solo Baru.


Unggahan mengenai pemagaran tersebut ramai diperbincangkan warganet.


Tidak sedikit yang mengaitkannya dengan isu keamanan yang belakangan berkembang di media sosial.


Bahkan, muncul anggapan bahwa pemasangan pagar dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi penjarahan.


Menanggapi berbagai spekulasi tersebut, Informasi yang dihimpun dari Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi, memastikan pemasangan pagar sama sekali tidak berkaitan dengan isu kerusuhan maupun potensi gangguan keamanan.


Menurutnya, keputusan memasang pagar justru didasari pertimbangan keselamatan pengunjung dan pengguna jalan.


Selama ini, area Pakuwon Mall didesain sangat terbuka sehingga banyak pejalan kaki maupun kendaraan yang keluar masuk dari berbagai arah.


"Awalnya kita berpikir itu karena Pakuwon terbuka lebar. Keamanan penyeberang jalan menjadi salah satu faktor utama dilakukan pemagaran Pakuwon Mall," ujarnya, Sabtu (1/8/2026).


Ia menegaskan, pihak manajemen tidak memiliki dasar ataupun informasi mengenai kemungkinan terjadinya peristiwa yang dikhawatirkan masyarakat.


"Yang jelas Pakuwon Mall bukan peramal. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi," katanya.


Sutandi juga menjelaskan penggunaan pagar di kawasan pusat perbelanjaan bukanlah kebijakan baru di lingkungan Pakuwon Group.


Beberapa mal yang telah lebih dahulu dikelola perusahaan bahkan sudah lama menggunakan pagar sebagai bagian dari konsep kawasan dan sistem pengamanan.(*)


(Tribunnews/TribunSolo)

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di Website www.indsatu.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred : Yendra