Dengan motto
" Junjung Tinggi Sportivitas "
Kegiatan ini Terlaksana Melalui, pokok pokok pikiran (Pokir) Anggota DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman S.IP
Untuk tahun ini ada sebanyak 24 klub bola voli SE Sumatera Barat untuk bertanding di Kejuaraan Bola Volly Tahun 2026 ini.
Pertandingan bola Volly cup 2026 ini mempertemukan 12 klup putra dan 12 klub putri tersebut bukan sekadar ajang adu kekuatan dan gengsi antarklub. Lebih dari itu, turnamen yang ini menjadi bagian dari upaya nyata mendorong pembinaan sekaligus membuka jalan lahirnya talenta-talenta baru bola voli Sumatera Barat.
Open seremoni yang berlangsung malam tadi berlangsung meriah dan dibuka langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman. Hadir dalam kesempatan tersebut Kadispora Sumbar Tasliatul Fuadi, S.Hut., M.H., yang mewakili Gubernur Sumbar, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Efri Endryadi Hasan, S.Pd.
Serta KONI Sumbar yang mewakili, Camat Kuranji, Kapolsek Kuranji, Ketua Dubalang Nagari Pauh IX, Ketua KAN Pauh IX Kuranji, serta para pelatih dan official klub peserta dari kabupaten / kota Di Sumatera Barat
Evi Yandri Rajo budiman dalam kata sambuntan nya,menyampaikan "turnamen ini merupakan kegiatan Yang dinantikan pencinta bola voli Sumbar.
menurutnya, beliau, kejuaraan ini telah berjalan cukup panjang dan kini memasuki pelaksanaan yang kesembilan.
"Ini kegiatan yang selalu dinantikan. Kegiatan ini sudah berlangsung cukup lama, bahkan sebelum kami duduk di DPRD Sumbar. Sekarang sudah sampai pada turnamen yang ke-IX," ujar Evi Yandri.
Menurutnya, keberlanjutan turnamen menjadi penting karena olahraga tidak cukup hanya berbicara mengenai pertandingan dan perebutan juara. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana kompetisi mampu menjadi ruang bagi atlet muda untuk mendapatkan pengalaman, mengasah mental bertanding dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
"Kita ingin kegiatan ini menjadi ajang pembinaan dan melahirkan atlet-atlet bola voli Sumatera Barat. Karena itu, kompetisi seperti ini harus terus kita dorong," tegas Evi Yandri yang juga Wakil Ketua DPRD Sumbar ini.
Selain memperebutkan gengsi sebagai yang terbaik lanjut Anggota DPRD Sumbar Dua Periode ini, para peserta juga berkesempatan membawa pulang hadiah dengan total penghargaan atau uang tunai yang disiapkan panitia. Juara I memperoleh Rp7,5 juta, juara II Rp6 juta, juara III Rp5 juta, sedangkan juara harapan mendapatkan Rp3 juta, pungkas Evi Yandri.
Sementara itu, Ketua KAN Pauh IX Kuranji, Musdafirman Dy Digucci, mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan pertandingan sebagai ruang membangun sportivitas.
Menurutnya, kemenangan harus diterima dengan rendah hati, sementara kekalahan harus diterima dengan lapang dada. Sebab, kemenangan bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan dalam sebuah pertandingan.
"Terima kemenangan dengan rendah hati dan terima kekalahan dengan lapang dada. Kemenangan bukanlah hal yang utama. Yang perlu dijunjung tinggi adalah kreativitas dan bermain secara fair play," pesannya.
Apresiasi juga datang dari KONI Sumbar. Ketua KONI Sumbar yang diwakili Hendri Gusman Darman menilai turnamen Bola Volly antar Klub FKAN IX se Sumbar memiliki arti penting dalam membangun ekosistem olahraga prestasi di Sumatera Barat.
Ia menyebut kompetisi antarklub seperti ini dapat menjadi wadah untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus menjadi salah satu pintu dalam proses pencarian bibit potensial yang nantinya bisa dibina ke jenjang lebih tinggi.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan turnamen bola voli antarklub se-Sumatera Barat ini. Ini merupakan ajang membangun dan melahirkan atlet bola voli di Sumbar, khususnya Kota Padang," ujarnya
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraha Sumatera Barat (Kadispora Sumbar) Tasliatul Fuadi menegaskan bahwa kompetisi semacam ini memiliki peran strategis dalam proses pencarian dan pembinaan atlet.
"Kejuaraan ini untuk mencari dan melahirkan atlet bola voli," katanya.
Tasliatul juga memastikan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tetap berkomitmen terhadap agenda olahraga daerah, termasuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar.
"Kita komit akan melaksanakan Porprov sesuai schedule yang telah ditentukan," tegasnya.
Dengan hadirnya 24 klub dari sejumlah daerah, turnamen bola Volly FKAN IX se Sumatera Barat ini diharapkan tidak berhenti sebagai pertandingan enam hari semata.
Dari lapangan Kuranji inilah diharapkan muncul nama-nama baru yang kelak mampu mengisi skuad bola voli Sumatera Barat dan mengharumkan nama daerah di panggung yang lebih tinggi.
Bagi Evi Yandri, bola voli bukan hanya tentang siapa yang mengangkat trofi. Lebih jauh, tentang siapa yang hari ini ditempa di lapangan, lalu kelak berdiri sebagai atlet kebanggaan Sumatera Barat.(Hr1/Ynd)







0 Komentar