![]() |
| Warga bersama para perantau Pianggu melaksanakan pengambilan Pasir Di Jorong Batang Pamo secara swadaya( Dok: Fadhli Rasyid) |
INDSATU — Semangat gotong royong dan kebersamaan kembali menjadi kekuatan utama dalam pembangunan di Nagari Pinggu, Kecamatan IX Sungai lasi, Kabupaten Solok .
Warga setempat bersama para perantau Pianggu melaksanakan pengambilan pasir, untuk pengecoran jalan secara swadaya dengan semangat penuh dan sesuai pula dengan hari kebangkitan Nasional 20 Mai 2025.
Inisiatif ini lahir dari kesadaran masyarakat akan pentingnya jalan utama nagari sebagai jalur vital penghubung ke Kecamatan IX Koto Sungai lasi.
Kondisi jalan yang sebelumnya tidak layak dinilai menghambat aktivitas harian warga, baik dari segi ekonomi, pendidikan, maupun mobilitas sosial.
Dalam proses pelaksanaan, masyarakat tidak hanya turut bekerja secara fisik di lapangan, tetapi juga secara mandiri menggalang dana, mengadakan bahan bangunan, serta mengatur pengakatan pasir ke lokasi jalan yang akan di Cor.
Menariknya, partisipasi tidak hanya datang dari warga yang tinggal di kampung, namun juga dari para perantau pinanggu yang ikut memberikan sumbangsih tenaga finansial baik dari kota Solok, kota Padang dari luar daerah lain nya yg terhimpun dalam wadah Ikapi. ( Ikatan perantau Pianggu ).
Kepala Jorong Batang Pamo Fadhli Rasyid, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kekompakan masyarakat, Pianggu.
Yang terdiri dari 4 jorong, jorong Sungai lasi, jorong Pianggu ,jorong Cubadak serta jorong batang Pamo, yg jadi tempat Gorong bersama hari ini untuk pengambilan pasir, sebagai bahan untuk pengecoran jalan.
Saat di hubungi Indsatu.id,(20/05 2025). kepala jorong batang pamo Fadhli Rasyid,menyampaikan terima kasih kepada masyarakat baik yang ada di jorong sungai lasi, jorong Pianggu, jorong Cubadak serta jorong batang pamo dan perantau Pianggu,niniak mamak, Bundo kandung, para pemuda, ibuk - ibuk yg telah menyediakan konsumsi untuk masyarakat yang bergotong Royong.
Serta atas inisiatif luar biasa ini, semangat warga membuktikan bahwa pembangunan tetap bisa berjalan,” ujar pak jorong di lokasi kegiatan kegiatan gotong royong pengambilan pasir di jorong batang pamo dengan rasa bangga.
"Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak semata-mata tentang pembangunan fisik, melainkan juga bagian dari pembangunan sosial. Kebersamaan dalam pembangunan akan memperkuat rasa memiliki dan kepedulian terhadap kampung halaman.
“Pemerintah Nagari Pianggu tidak tinggal diam dengan semangat gotong royong ini, kami tetap berupaya hadir memberikan dukungan moril dan semampu mungkin secara materil. Masyarakat Pianggu telah memberi teladan yang luar biasa,” imbuhnya dengan rasa haru.
Dengan bergotong royong ini menjadi simbol nyata kekuatan partisipasi masyarakat dalam membangun nagari. Swadaya masyarakat menjadi solusi efektif yang mempercepat pemenuhan kebutuhan warga tanpa harus menunggu bantuan dari pemerintah kabupaten atau pusat yang terbatas dan penuh prosedur.
Lebih dari itu, Pemerintah Nagari Pianggu berharap inisiatif serupa bisa diikuti oleh jorong-jorong lainnya di kab Solok. Fadhli Rasyid menegaskan, masyarakat harus percaya bahwa mereka memiliki kekuatan untuk membangun, terutama jika didukung oleh semangat kolaboratif dan keterbukaan dalam pengelolaan kegiatan.(indsatu)





0 Komentar