lNDSATU – Kemarau panjang yang melanda hampir seluruh wilayah Sumatera Barat, termasuk Kabupaten Solok, mendorong masyarakat untuk menggelar Sholat Istisqa sebagai ikhtiar memohon hujan. Oleh-oleh khas.
Salah satu pelaksanaan Sholat Istisqa dilaksanakan di lapangan Galanggang Nagari Kinari, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, pada Minggu (29/6/25).
Pelaksanaan ibadah ini diikuti antusias oleh warga dari berbagai kalangan, sebagai bentuk kepasrahan kepada Allah SWT atas kondisi kemarau yang berkepanjangan. Sholat Istisqa dipimpin langsung oleh Ustadz Tajudin, S.HI, yang juga merupakan Kepala KUA di lingkungan Kemenag Kabupaten Solok. Paket wisata
Dalam khutbahnya, Ustadz Tajudin menyampaikan bahwa Sholat Istisqa adalah bagian dari sunnah Rasulullah SAW yang dilaksanakan saat musim kemarau panjang, sumber air mengering, dan tidak ada tanda-tanda hujan.
“Sholat Istisqa adalah bentuk ikhtiar umat Islam ketika kemarau berkepanjangan terjadi. Disunnahkan selama sebabnya masih ada, dan tidak dianjurkan lagi jika hujan sudah mulai turun atau mata air sudah mengalir,” jelasnya.
Dalam doa yang dipanjatkan, beliau memohon agar Allah SWT menurunkan hujan yang bermanfaat, deras namun tidak membahayakan, serta dapat menyuburkan bumi dan membawa keberkahan bagi masyarakat.
“Ya Allah, siramkanlah kepada kami hujan yang bermanfaat dan janganlah Engkau jadikan kami termasuk orang-orang yang berputus asa,” ucapnya menutup doa.
Masyarakat: Sholat Istisqa Berjalan Lancar dan Khusyuk
Salah seorang masyarakat Nagari Kinari, Anton, menyampaikan bahwa Sholat Istisqa di nagari mereka berlangsung dengan lancar, penuh kekhusyukan, dan diikuti dengan semangat oleh warga.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Sholat Istisqa di Nagari Kinari berjalan lancar. Masyarakat sangat antusias, berharap doa yang dipanjatkan dikabulkan oleh Allah SWT,” ujarnya.
Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir, S.Farm., Apt, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kekompakan masyarakat Kinari dalam melaksanakan Sholat Istisqa.
“Saya sangat mengapresiasi semangat warga Nagari Kinari yang bersama-sama melaksanakan Sholat Istisqa ini. Ini adalah bentuk nyata pengamalan keagamaan dan kepedulian terhadap kondisi alam yang sedang kita hadapi,” ujar Ivoni Munir.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan ilmu keagamaan yang selama ini jarang diaplikasikan.
“Melalui kegiatan ini, kita bersama belajar bagaimana tata cara sholat meminta hujan, yang memang jarang terjadi. Harapan kita, semoga Allah SWT mengabulkan doa kita semua, dan Kabupaten Solok kembali subur serta dijauhkan dari bala dan bencana,” tutupnya. (Yef/INDSATU )

0 Komentar